DPAD Yogyakarta

PAMERAN ARSIP VIRTUAL 2021

 9 July 2021 13:04 WIB  Layanan Arsip  24 photo  366
PAMERAN ARSIP VIRTUAL 2021

PERAN PEMUDA YOGYAKARTA

Tak dapat dipungkiri bahwa dalam perjalanan sejarah bangsa, pemuda memiliki peran yang menentukan bagi berdiri dan tegaknya negeri ini. Setiap momentum penting dalam sejarah Indonesia, di situlah kaum muda memegang peran. Dengan tanpa mengesampingkan peran tokoh-tokoh senior, dapat dikatakan bahwa karena pemudalah negeri ini ada, karena pemudahlah negeri ini tegak, dan karena pemudalah negeri ini memainkan peran.

Kasultanan Yogyakarta lahir dan berdiri juga karena kegigihan seorang pemuda bernama Raden Mas Sujana. Tak rela tanahnya dikangkangi penjajah maka hutanlah istananya dan medan perang tempat berkalang. Lewat Perjanjian Giyanti 1751 akhirnya Negari Ngayogyakarta berdiri mengarungi sejarah panjang hingga saat ini. Kisah-kisah kepahlawanan di Yogyakarta diwarnai tampilnya kaum muda, entah itu di medan perang ataupun di meja perundingan.

Kongres perempuan I, Serangan Umum 1 Maret, juga rapat akbar untuk menggalangkekuatan guna merebut Papua dari tangan Belanda, atau “

Pisowanan Ageng

” Yogyakarta tanggal 20 Mei 1998 untuk mendorong terjadinya Reformasi 1998, adalah kaum muda yang menjadi motornya. Bahkan ketika ada kelompok yang ingin mengingkari peran sejarah Yogyakarta dengan menghalangi ‘Status Istimewa’ yang melekat di Yogyakarta, kaum muda berada di garda depan untuk mempertahankan ‘hak sejarah’ tersebut. Masih banyak catatan sejarah yang menunjukkan peran kaum muda dalam aksi-aksi perjuangan di Yogyakarta. Tentu sejarah tak mampu mencatat secara lengkap kiprah kaum muda Yogyakarta untuk memajukan bangsa dan negaranya.