DPAD Yogyakarta

Seminar Rancang Bangun Perpustakaan

 Event  16 December 2013  Super Administrator  2048
Seminar Rancang Bangun Perpustakaan

Rancang bangun perpustakaan memiliki kompleksitas yang cukup tinggi. Sebagai salah satu institusi yang berperan membangun peradaban, perpustakaan bukan hanya dilihat dari dari kemegahan bangunannya saja, namun juga peran aktifnya dalam mendokumentasikan dan mensosialisasikan problem-problem dan isu sosial. Hal tersebut dikemukakan Ir. Yuwono Sri Suwito, MM dalam paparannya pada acara Seminar Rancang Bangun Perpustakaan belum lama ini.

Seminar yang digelar di Hotel Inna Garuda tersebut dihadiri tidak kurang dari 200 peserta dari berbagai instansi dan lembaga. Dalam seminar ini, perpustakaan tidak hanya ditilik dari aspek Budaya lokal Yogyakarta, namun juga dari aspek Jaringan Informasi, Pengembangan dan juga konservasi koleksinya.

Dalam paparannya, Ir. Yuwono dari Dewan Kebudayaan DIY menuturkan banyak budaya Yogyakarta yang belum dimengerti oleh masyarakat Yogyakarta sendiri. Pria asli Klaten tersebut mencontohkan makna dari simbol yang tersirat dalam arsitektural bangunan Yogya seperti ornamen kaligrafi yang terdapat di dasar tiang penyangga atau Umpak. Ornamen tersebut melambangkan kaligrafi mim ha mim dal, atau dengan kata lain dapat dibaca menjadi Muhammad. “Namun karena tidak tahu, umpak seperti ini digunakan sebagai dasar tiang bendera di jalan-jalan,” katanya.

Di bidang Jaringan informasi, Prof. Ahmad Djunaedi, M.RUP mengungkapkan pentingnya perpustakaan digital sebagai upaya dalam melestarikan pengembangan budaya lokal Yogyakarta. Materi-materi berisi kultur lokal yang berbentuk buku ataupun dongeng lisan dapat dialihmediakan antara lain dalam bentuk teks, gambar, audio maupun video. “Yang terpenting adalah kemudahan aksesnya,” ujar Prof Djun.

Dari segi pengembangan perpustakaan, Ir Bayudono, M.Sc mengungkapkan pentingnya pengembangan Jogja Library for All (JLA) yang sudah dirintis di Yogyakarta sejak tahun 2005. Perluasan ini, menurut Ir. Bayudono, terkait mengenai perluasan jangkauan, silang layan antar perpustakaan dan penerbitan Smart Card. “Jadi diharapkan nantinya mahasiswa UII bisa masuk dan pinjam ke perpustakaan ISI dengan menggunakan Smart Card ini,” usulnya.

Selain faktor budaya, jaringan informasi dan pengembangan, pada kesempatan yang sama Dr. Garjito, M.Sc dari Perpustakaan Nasional mengungkapkan pentingnya peran Konservasi dalam menjaga kelestarian koleksi kuno dan bahan pustaka langka yang dimiliki perpustakaan. Menurut Dr Garjito, konservasi dilakukan terhadap dua obyek, yakni terhadap kondisi fisik dan juga isi informasi bahan pustaka. “Tujuannya agar generasi mendatang masih dapat melihat fisik dan juga mengakses informasi yang terdapat dalam naskah kuno yang merupakan kekayaan bangsa,” ungkapnya.

Seminar yang didukung oleh dana Keistimewaan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka membentuk draft Rancang bangun perpustakaan sebagai bagian dalam pembentukan kebudayaan. Rangkaian acara ini dilanjutkan dengan pengadaan Focus Grup Discussion (FGD) membahas materi seminar dan juga hasil dari kunjungan tim identifikasi ke perpustakaan di situs-situs budaya Yogyakarta. (don)

Event Lainnya

Bimtek Pustakawan 2012 Bimtek Pustakawan 2012
 8 March 2012  1475

Dalam rangka peningkatan kemampuanmutu kinerjaBPAD Provinsi DIY menyelenggarankan Bimtek IT bagi para pustakawan di lingkungan...

Berita Foto: Sosialisasi Pedoman Penyusutan Arsip Pemerintah Pro Berita Foto: Sosialisasi Pedoman Penyusutan Arsip Pemerintah Pro
 25 November 2010  2278

Diskusi panel dalam acara Sosialisasi Pedoman Penyusutan Arsip Pemerintah Provinsi DIY: dari kiri-kanan Rini Agustiani, S.H. MAP,...

KYOTO BOOK CORNER JOGJA LIBRARY CENTER  (Oleh : I. AGUSTIRO SURO KYOTO BOOK CORNER JOGJA LIBRARY CENTER (Oleh : I. AGUSTIRO SURO
 20 July 2011  3806

Hari Rabu Legi, tanggal 20 Oktober 2010 pukul 09.00 telah diluncurkan Kyoto Book Corner di Jogja Library Center Badan Perpustakaan...

Sekilas Perjalanan Kantor Arsip Daerah Sekilas Perjalanan Kantor Arsip Daerah
 31 March 2008  4635

Kantor Arsip Daerah Provinsi DIY dibentuk pertama kali tanggal 2 Juni 1994 berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 dan 8 Tahun 1994....