DPAD Yogyakarta

Bedah Buku Generasi Muda Excellent

 Perpustakaan  3 October 2018  admin_FH  473
Bedah Buku Generasi Muda Excellent

Para pemuda dan pemudi di Bantul diajak berani berkreasi dan percaya diri untuk menatap masa depan. Hal ini disampaikan Anggota Komisi D DPRD DIY, Tustiyani saat menjadi pembicara dalam bedah buku Generasi Muda Excellent di Aula Desa Srimartani, Piyungan, Senin (1/10/2018).

Menurut dia, generasi muda adalah aset yang tidak bisa dikesampingan karena sebagai calon penerus masa depan bangsa. Oleh karenanya,

“Kalau sekarang masih kurang. Contohnya pada saat diminta duduk di depan, ternyata masih berani. Padahal kalau duduk di depan, bisa mendengar pemaparan yang lebih jelas, tapi nyatanya masih banyak yang milih duduk di belakang,” katanya, kemarin.

Mantan Ketua DPRD Bantul ini mengungkapkan, untuk meraih cita-cita yang diimpikan tidaklah mudah karena harus diiringi dengan kerja yang keras. Dia mencontohkan, saat ia pertama kali menjadi anggota DPRD Bantul periode 1999-2004 menggerahkan segenap usaha untuk bisa meraih mimpi itu. “Saat akan masuk memang sulit, tapi yakinlah dengan usaha dan kerja keras maka mimpi-mimpi yang diinginkan bisa diwujudkan,” tuturnya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Badan Perpusatakaan dan Arsip (BPAD) DIY Monika Nur Lastiyani. Menurut dia, generasi muda harus bersemangat menatap masa depan. “Kalau punya mimpi maka harus berani mewujudkan dengan sungguh-sungguh. Sebab, jika hanya setengah-tengah maka hasilnya hanya capek dan mimpi yang diinginkan tidak pernah bisa dicapai,” katanya.

Monika menjelaskan, buku Generasi Muda Exellent karya Hari Santosa dapat menjadi penyemangat bagi pemuda-pemudi untuk bisa mewujudkan mimpi yang diharapkan. “Harapannya dengan bedah buku ini maka generasi muda memiliki semangat untuk maju dan mampu membuktikan dengan menunjukan prestasi yang baik,” tutur dia.

Lebih jauh dikatakannya, bedah buku merupakan agenda rutin yang digelar BPAD DIY sejak 2017 lalu. Menurut dia, di tahun ini ada agenda bedah buku sebanyak 48 kali dan sudah terlaksana sebanyak 41 kali. Namun dikarenakan antusiasme dalam setiap acara terhitung tinggi, maka BPAD bersama-sama dengan Komisi D DPRD DIY sepakat menambah kegiatan bedah buku sebanyak 20 kali.

“Jadi total di tahun ini akan ada 68 kali bedah buku dan diselenggarakan secara merata di wilayah DIY,” katanya lagi.

Sumber

Perpustakaan Lainnya

Kreatifitas Membatik di Rumah Belajar Modern Kreatifitas Membatik di Rumah Belajar Modern
 16 April 2016  741

Jumat, 20 April 2016 Rumah Belajar Modern mengadakan kreatifitas membatik selama 2 hari, yaitu hari jumat dan sabtu yang dimulai...

Bedah Buku : Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesia di Balai Desa Kemadang, Gunungkidul Bedah Buku : Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesia di Balai Desa Kemadang, Gunungkidul
 16 March 2020  69

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku mengenai konsep pengelolaan destinasi pariwisata di Balai Desa...

Grhatama Pustaka menerima Kunjungan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumatra Utara Grhatama Pustaka menerima Kunjungan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumatra Utara
 15 February 2018  201

Rabu 14 Februari Grhatama Pustaka menerima kunjungan kerja dari rombongan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumatra Utara yang...

FORKOM PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DIY 2020 FORKOM PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DIY 2020
 10 February 2020  53

Melanjutkan tradisi tahun-tahun sebelumnya pada hari Selasa 4 Februari 2020 bertempat di Omah Kampung jalan Bantul,...